Entah dari mana aku memulai, semua ini berputar laksana gasing dengan kecepatan konstan terarah namun akhirnya terhenti.
Sebuah pertanyaaan yang menusuk ku kau ungkap dalam sebuah forum.... hemm...itulah awal aku mulai jatuh cinta padamu. Aku yang terbiasa dengan jawaban mereka, mulai kehilangan kata, kehilangan kalimat, dan mulai kehilangan pegangan dari apa yang aku agung-agungkan. Darimu aku mengenal detil dunia, darimu aku mengenal semangat pantang putus asa, dan darimu aku megenal apa yang sebelumnya hanya ada dalam imajiku.
Aku selalu membanggakanmu dan aku sering menghayalkanmu namun tidak pernah tahu makna tiap khayalan itu...karena aku tak memiliki kenangan yang nyata tentangmu. Aku tak mampu mengubah kata-kata menjadi gambar-gambar beraneka warna sehingga memudahkanku untuk mengenangmu.
Apakah aku jatuh cinta?
Sebenarnya pertanyaan itu sudah kutahu jawabnya dan tak ada guna jika ditanyakan.
Cinta... berdekatanpun kita tak saling menatap, kau tak akan mengenaliku dan pelan-pelan akan melupakanku.
Pernah aku berbahagia ketika hatimu memberi isyarat tentang aku. Tapi itu Cuma ilusi... semua cintamu hanya ilusi, menggumpal hanya di pikiran, namun tak punya jejak dan tak terarah kemanapun, Cuma menggumpal dan menggoda. Aku cuma jadi bayang-bayang, melenggang ketika saling bertabrakan tak pernah bisa merasakan satu sama lain, begitu dekat, namun begitu jauh, begitu lekat namun begitu rapuh. Begitu bersih namun penuh dengan goresan Yang tersisa hanya hati kita yang tergoda, tanpa ingatan dan tanpa masa depan...
To myself, Ifmtl <’>


Love is cinta
BalasHapusCinta, adalah kata yang terdiri dari lima huruf yang pengaruhnya bisa menimbulkan berjuta-juta masalah, berjuta-juta keindahan, berjuta-juta harapan.
Cinta pasti ada pada setiap manusia, dan adanya manusia adalah buah dari cinta.
Bersambung.....hehe
wakakakkak tankzzz mazz gelem wae tak kongkon.... suooooooonnnnnnnnnnnnn
BalasHapus